Lombok Timur – Sebuah pertemuan yang tidak direncanakan dengan tokoh ulama nasional Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi menjadi penutup yang berkesan bagi sekelompok dosen yang baru menyelesaikan kunjungan kerja di Lombok Timur.
Kejadian bermula saat rombongan dosen dari Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember, Universitas Jember (UNEJ), STIA Pembangunan saat perjalanan menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (ZAM) pada Kamis (16/1) sekitar pukul 12.00 WITA.
“Dalam perjalanan 90 menit dari Hotel Green Hayaq, kami berbagi cerita dan tawa mengingat berbagai kejadian selama empat hari terakhir di Lombok Timur,” tutur salah seorang anggota rombongan. Cerita-cerita tersebut mulai dari tas yang tertinggal hingga hilangnya songkok milik Pak Umar yang merupakan perwakilan DPL UNIKHAMS Jember mewarnai obrolan sepanjang perjalanan.
Mas Rifa’i, pengemudi dari Trans Tour Lombok yang mengantar rombongan, turut memeriahkan perjalanan dengan berbagi informasi tentang destinasi wisata dan kuliner khas Lombok Timur. Sesampainya di bandara, sebuah telepon mengubah rencana rombongan.
“Kami mendapat informasi bahwa TGB Zainul Majdi akan segera mendarat. Kesempatan berharga ini tentu tidak kami sia-siakan,” ungkap salah seorang dosen. Setelah menunggu sekitar 15 menit, sosok yang ditunggu pun tiba.
TGB Zainul Majdi menyambut rombongan dengan hangat dan ramah. Dalam perbincangan singkat tersebut, beliau menyampaikan salam ta’dhim kepada KH. Ahmad Muzakki Syah, pengasuh dan pendiri Pondok Pesantren Al Qodiri Jember.
Sebelum berpisah, ulama yang dikenal dengan kealiman dan keilmuannya ini berpesan kepada para dosen, “Rajinlah beribadah, rajinlah belajar, dan jangan lupa doakan guru dan orang tuamu.” Beliau juga mendoakan kesuksesan program KKM kolaboratif yang sedang dijalankan pada tahun 2025 ini.
Pertemuan singkat namun bermakna ini menjadi kenangan tak terlupakan bagi rombongan dosen, sekaligus mengakhiri rangkaian kunjungan mereka di Lombok Timur dengan penuh kesan dan berkah (UNIKHAMS/UH, AI).