Jember, 28 Juli 2025 – Sebanyak 158 mahasiswa Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember resmi dilepas untuk menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internal tahun 2025, Senin pagi (28/7). Kegiatan ini berlangsung khidmat di halaman utama kampus, dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, dan mengangkat tema besar:
“Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Produk Islami: Integrasi Keilmuan dan Kearifan Lokal Menuju Desa Mandiri dan Berdaya Saing.”
Acara pelepasan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNIKHAMS, Dr. H. Asmad Hanisy, MM., bersama seluruh jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor I dan II, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Non-Tarbiyah, serta ketua dari 8 program studi di lingkungan UNIKHAMS. Turut hadir pula para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan tamu kehormatan dari Bankebangpol Kabupaten Jember, Bapak Achmad David Fatahillah, S.Sos.
Rektor: KKN Adalah Medan Nyata Pengabdian Ilmu
Dalam sambutannya, Rektor Dr. H. Asmad Hanisy, MM., menyampaikan pesan tegas dan penuh harap kepada seluruh mahasiswa peserta KKN. Beliau menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater serta menjadikan KKN sebagai ladang nyata untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama di bangku kuliah.
“Di kelas kalian ditempa secara akademik. Di desa kalian akan diuji secara sosial. Buktikan bahwa kalian membawa solusi, bukan hanya teori. Jaga almamater, jaga adab, dan jadilah cermin nilai-nilai Islam,” tegas Rektor di hadapan seluruh peserta.
Rektor juga mewanti-wanti agar para mahasiswa tetap menjaga komitmen spiritual, khususnya shalat berjamaah dan dzikir manaqib, sebagai ruh dari gerakan mahasiswa UNIKHAMS. Ia menegaskan, spiritualitas adalah kekuatan utama yang harus tetap melekat selama masa pengabdian.
Bankebangpol Jember: Mahasiswa Harus Hadir Saat Masyarakat Butuh
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Bankebangpol Kabupaten Jember, Achmad David Fatahillah, S.Sos., memberikan pembekalan tentang situasi sosial terkini di wilayah Jember, termasuk tantangan baru yang dihadapi masyarakat akibat penutupan Jalur Gumitir yang menyebabkan krisis distribusi BBM.
“Kami minta masyarakat tidak panik. Namun kondisi ini menjadi peluang bagi mahasiswa untuk hadir sebagai agen penyadaran. Lihat, dengar, rasakan, dan bantu pecahkan persoalan yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Beliau juga menilai tema KKN UNIKHAMS tahun ini sangat relevan dan aplikatif dalam konteks pembangunan desa. Integrasi keilmuan dan kearifan lokal dianggap sebagai pendekatan strategis untuk menciptakan desa yang mandiri dan berdaya saing.
Seremoni: Pemotongan Pita dan Penyerahan Tongkat Pengabdian
Momentum puncak acara ditandai dengan pemotongan pita oleh Rektor sebagai simbol resmi pelepasan peserta KKN. Dilanjutkan dengan prosesi penyerahan tongkat pengabdian secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa, yang melambangkan estafet tanggung jawab pengabdian dari kampus ke masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu dosen senior, sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar seluruh mahasiswa diberi kekuatan, keselamatan, dan keberkahan selama menjalankan pengabdian.
Program KKN Internal UNIKHAMS 2025 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelatihan sosial, tetapi juga bentuk konkret kontribusi perguruan tinggi dalam mewujudkan masyarakat Islam yang mandiri, produktif, dan berkarakter lokal yang kuat. Para mahasiswa akan diterjunkan ke berbagai desa mitra untuk melaksanakan program berbasis pemberdayaan, inovasi produk Islami, dan penguatan nilai-nilai lokal.
Dengan semangat membawa ilmu dan nilai Islam ke tengah masyarakat, mahasiswa UNIKHAMS kini siap menapaki jejak pengabdian, mengubah desa menjadi ruang belajar dan berkontribusi nyata bagi negeri.
Editor: Akhmad Iqbal