IAI Al-Qodiri Mengabdi: Pendampingan dan Pemberdayaan Siswa dalam Kurikulum Ramah Anak di Asrama Anak Pekerja Migran Indonesia-Malaysia

Malaysia, Dosen Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri melakukan pengabdian Internasional di Pesantren An-Nahdloh, Selangor, Malaysia. Acara tersebut belangsung pada hari Selasa, 03 Desember 2024 dengan mengangkat judul  “Mentoring & Empowering Students in the Actualization of Child-Friendly Boarding Curriculum Based on Systems Theory at the Boarding School for Children of Indonesian Migrant Workers”.

Acara ini menghadirkan para ahli dan praktisi untuk membahas strategi-strategi dalam mendukung dan memberdayakan siswa di asrama sekolah yang melayani anak-anak pekerja migran Indonesia. Topik utama mencakup:

  • Menerapkan kurikulum asrama yang ramah anak berdasarkan teori sistem
  • Pendampingan dan pemberdayaan siswa untuk sukses secara akademik dan personal
  • Mengatasi tantangan unik yang dihadapi anak-anak pekerja migran di lingkungan pendidikan

Acara ini diorganisir oleh Pesantren An-Nahdloh dan IAI Al-Qodiri dalam menyongsong Kampus Merdeka.

Pembicara utama dalam acara ini meliputi:

Dr. Zainal Arifin, M.Pd.: Dr. Arifin adalah pakar pendidikan yang telah melakukan penelitian ekstensif tentang pengembangan kurikulum dan menajemen pendidikan. Beliau berbagi wawasan tentang merancang kurikulum asrama yang responsif terhadap kebutuhan anak-anak pekerja migran.

Dr. Kholilur Rohman, M.Pd.I: Dr. Rohman adalah spesialis pendidikan Islam dan telah bekerja secara ekstensif dengan asrama sekolah di dalam pesantren. Beliau membahas strategi untuk mengintegrasikan unsur-unsur spiritual, moral, dan budaya ke dalam kurikulum yang ramah anak.

Drs. Mimin Mintarsih, Ketua PCIM NU Malaysia: Sebagai ketua Persatuan Komunitas Muslim Indonesia (PCIM) di Malaysia, Drs. Mimin memberikan perspektif berharga tentang tantangan unik dan kebutuhan dukungan bagi keluarga pekerja migran Indonesia dan menyambut baik dan memberika apreasiasi yang tinggi bagi para pengabdi dari dosen IAI Al-Qodiri.

Ismatulizah S.ST., RD. selaku konsultan kesehatan mempresentasikan tentang pentingnya memasukkan komponen kesehatan dan kesejahteraan ke dalam program asrama untuk mendukung perkembangan holistik siswa.

Acara ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi dan berbagi pengetahuan di antara para pendidik, administrator, dan pemangku kepentingan masyarakat untuk meningkatkan hasil pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia. Para peserta terlibat dalam sesi interaktif, diskusi panel, dan kesempatan networking untuk mengeksplorasi pendekatan inovatif dalam pendampingan dan pemberdayaan siswa.

Salah satu fokus utama adalah mengembangkan kurikulum asrama yang benar-benar ramah anak dan responsif terhadap kebutuhan dan tantangan unik yang dihadapi anak-anak pekerja migran. Para pembicara menekankan pentingnya menggabungkan elemen-elemen teori sistem untuk menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan terintegrasi. Begitu pula pentingnya memberi pengenalan budaya Indonesia kepada anak-anak migran demi mempersiapkan ketika kelak mereka kembali ke tanah airnya.

 

Editor : Akhmad Iqbal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *