BANYUWANGI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS) Jember berpartisipasi dalam acara Worldlink Research and Engagement Forum yang mengangkat tema “Connecting Ideas, Empowering Communities”. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Dosen Peneliti (FKDPedia) ini berlangsung pada Sabtu (25/1/2025) di Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Banyuwangi.
Forum yang dihadiri oleh perwakilan LP2M dari 36 perguruan tinggi se-Jawa dan Bali ini menghadirkan pembicara utama Dr. Olga Cam, seorang researcher dan lecturer dari Sheffield University Management School, United Kingdom. Dr. Olga, yang memiliki keahlian di bidang Accounting and Financial Management, berbagi wawasan mendalam tentang pengembangan riset dan pengabdian masyarakat berskala internasional, khususnya di lingkungan United Kingdom.
Dr. Finadatul Wahidah, M.Pd.I selaku Ketua LP2M UNIKHAMS Jember yang didampingi Sekretaris LP2M, Akhmad Iqbal, M.Phil., menyampaikan optimismenya terhadap hasil pertemuan ini. “Forum ini membuka peluang besar bagi pengembangan riset internasional, terutama dalam memahami dan mengadopsi budaya riset yang berkembang di United Kingdom,” ungkapnya.
Dalam paparannya, Dr. Olga tidak hanya membagikan pengalaman risetnya, tetapi juga memberikan panduan komprehensif tentang berbagai peluang pendanaan riset internasional. Beberapa lembaga funding yang dibahas mencakup UK Research and Innovation (UKRI), Engineering and Physical Sciences Research Council (EPSRC), Arts and Humanities Research Council (AHRC), dan program Horizon Europe.
“Pemahaman tentang mekanisme dan kriteria pendanaan dari lembaga-lembaga tersebut sangat crucial bagi peneliti Indonesia yang ingin memperluas jejaring risetnya ke tingkat internasional,” jelas Dr. Olga. Ia juga memaparkan berbagai kesempatan untuk mengikuti prosiding internasional yang dikelola langsung di bawah pengawasannya.
Forum ini juga menjadi momentum penguatan kelembagaan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antar LP2M se-Jawa dan Bali. Langkah strategis ini diharapkan dapat memfasilitasi kolaborasi riset yang lebih intensif dan terstruktur di antara perguruan tinggi peserta.
“Kolaborasi antar perguruan tinggi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas dan dampak riset kita. Dengan adanya MoU ini, kami berharap dapat membangun sinergi yang lebih kuat dalam mengembangkan penelitian dan pengabdian masyarakat,” tambah Dr. Finadatul Wahidah.
Akhmad Iqbal, M.Phil. menambahkan bahwa forum ini memberikan perspektif baru dalam pengembangan riset internasional. “Kami mendapatkan wawasan berharga tentang bagaimana membangun dan memelihara kemitraan riset internasional yang berkelanjutan. Tips dan strategi yang dibagikan Dr. Olga sangat aplikatif dan relevan dengan konteks perguruan tinggi di Indonesia terutama menjada satu langkah dalam membranding kampus menjadi World class University sebagaimana cita-cita Rektor UNIKHAMS Jember,” ujarnya.

Para peserta forum juga berkesempatan untuk melakukan networking dan berbagi pengalaman terkait praktik terbaik dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. Diskusi yang berlangsung secara interaktif ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penelitian terkini dengan berbasi SDGs dan ESGs. hingga peluang publikasi internasional.
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil diskusi melalui program-program konkret, termasuk rencana pengembangan riset kolaboratif peneliti. LP2M UNIKHAMS Jember berkomitmen untuk mengambil peran aktif dalam mewujudkan visi bersama memajukan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat di Indonesia.
Melalui forum ini, diharapkan perguruan tinggi peserta dapat meningkatkan kapasitas riset mereka dan berkontribusi lebih signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional. Penguatan jejaring riset internasional ini juga diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi dan pendanaan riset dari berbagai lembaga internasional.
Editor : Akhmad Iqbal