Jember, 08 Januari 2025. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah (UNIKHAMS), Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program unggulan bertaraf internasional melalui penyelenggaraan KKN, PPL, dan PKL Internasional Tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UNIKHAMS yang telah berjalan dan juga menjadi agenda tahunan yang dikelola secara komprehensif melalui tahapan pendaftaran, seleksi, pembekalan, pelaksanaan hingga evaluasi. Seluruh rangkaian kegiatan disusun mengikuti SOP LP2M agar kualitas program tetap terjaga dan memberi dampak maksimal bagi mahasiswa maupun institusi.
Ketua LP2M UNIKHAMS, Dr. (Cand.) Hasyim Asy’ari, M.Pd.I, menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu ikon internasionalisasi kampus yang setiap tahun diminati oleh mahasiswa dari berbagai fakultas. Bersama sekretaris LP2M, Akhmad Iqbal, M.Phil, keduanya mengoordinasikan rangkaian pelaksanaan sejak tahap awal pendaftaran yang berlangsung pada September hingga Desember 2025. Pada periode tersebut, LP2M melaksanakan proses administrasi, pengumpulan berkas, serta verifikasi seleksi awal yang menjadi fondasi keterlibatan mahasiswa dalam program internasional UNIKHAMS.


Puncak seleksi terjadi pada 3 Desember 2025, ketika LP2M menyelenggarakan verifikasi kelayakan peserta yang berhak mengikuti KKN, PPL, dan PKL Internasional 2026. Kegiatan verifikasi sekaligus sosialisasi ini dilaksanakan di Auditorium KH. Achmad Muzakki Syah dan dihadiri oleh seluruh peserta terpilih. Pada kesempatan tersebut, LP2M menjelaskan regulasi, standar etik, alur administratif, serta kesiapan akademik dan mental yang harus dipenuhi oleh mahasiswa. Audiensi berlangsung interaktif sehingga mahasiswa memperoleh gambaran komprehensif mengenai dinamika kegiatan internasional yang akan dijalani di Thailand selama 50 hari.
Sebagai bentuk penguatan kompetensi, LP2M mewajibkan seluruh peserta mengikuti pelatihan micro teaching dan pengembangan skill bahasa asing yang dilaksanakan sejak 5 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Pelatihan tersebut diselenggarakan setiap hari Selasa dan Jumat dengan total empat sesi setiap pekan. Materi yang diberikan berfokus pada peningkatan keterampilan mengajar, komunikasi lintas budaya, kesiapan profesional, dan kemampuan berbahasa yang diperlukan saat berada di lingkungan internasional. Dengan adanya pelatihan intensif ini, LP2M memastikan peserta benar-benar siap menjalankan peran sebagai representasi UNIKHAMS di tingkat global.


Kegiatan kemudian berlanjut pada 6 Januari 2026, ketika UNIKHAMS menggelar acara pelepasan resmi bagi mahasiswa yang berangkat mengikuti program internasional. Dalam acara tersebut, atmosfer penuh kebanggaan dan motivasi menyelimuti seluruh tamu undangan. Dua hari setelahnya, 9 Januari 2026, mahasiswa kembali dikumpulkan untuk mengikuti pengarahan akhir dan pengecekan administrasi. LP2M memastikan seluruh dokumen keberangkatan, logistik, hingga kesiapan mental mahasiswa benar-benar terpenuhi sebelum keberangkatan resmi pada 12 Januari 2026 menuju Thailand.
Rektor UNIKHAMS, Dr. H. Asmad Hanisy, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program KKN, PPL, dan PKL Internasional ini adalah salah satu langkah nyata UNIKHAMS menuju status sebagai Global University. Beliau menegaskan bahwa internasionalisasi bukan hanya slogan, melainkan visi jangka panjang yang diupayakan melalui kegiatan akademik, riset, dan pengabdian yang melampaui batas negara. “Kami berharap seluruh peserta dapat menjadi duta akademik yang membawa nama baik kampus serta mampu meraih pengalaman global yang dapat meningkatkan daya saing mereka di masa mendatang,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Wakil Rektor I UNIKHAMS, Dr. Zainal Arifin, M.Pd., memandang program internasional seperti ini sebagai ruang pembelajaran sangat berharga bagi civitas akademika. Menurutnya, memberikan pengalaman lintas negara kepada mahasiswa sangat berdampak pada penguatan pengetahuan, peningkatan kemampuan adaptasi, dan perluasan sudut pandang dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. “Pengalaman internasional adalah aset berharga yang dapat membentuk cara berpikir mahasiswa, memperkaya praktik akademik, serta melahirkan individu yang siap menghadapi tantangan global,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LP2M, Dr. (Can.) Hasyim Asy’ari, M.Pd.I, menambahkan bahwa salah satu tujuan utama program ini adalah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman global yang autentik, sekaligus melakukan transfer budaya. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat Thailand, mahasiswa diharapkan dapat memahami perbedaan sosial, budaya, dan pendidikan, sehingga menumbuhkan rasa percaya diri dan memperkuat mentalitas profesional mereka. “Dalam kegiatan PPL dan PKL, mahasiswa akan berlatih mengajar, bekerja, dan berinteraksi dalam konteks internasional. Pada kegiatan KKN, mereka akan belajar mengabdi dan mengenali dinamika masyarakat lintas budaya. Semua ini menjadi bekal penting bagi misi UNIKHAMS menjadi global university,” jelasnya.
Ia juga berharap bahwa keberadaan mahasiswa di Thailand dapat membuka banyak peluang baru, tidak hanya untuk pengabdian tetapi juga riset kolaboratif dan pengembangan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Menurutnya, interaksi internasional menjadi jembatan penting untuk memperluas jejaring institusi dan membuka pintu kerja sama akademik di masa mendatang.
Dengan pelaksanaan yang sistematis, SDM yang kompeten, dan dukungan penuh pimpinan universitas, program KKN, PPL, dan PKL Internasional 2026 bukan hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi simbol komitmen UNIKHAMS dalam memasuki arena global. Melalui program ini, UNIKHAMS terus menegaskan identitasnya sebagai kampus yang progresif, adaptif, dan berorientasi internasional.
Oleh : Akhmad Iqbal